Rabu, 12 Oktober 2016

aneka masakan jamur

tumis jamur
JAMUR TIRAM Cara Membuat Tumis jamur tiram Pedas Gurih Jamur merupakan salah satu bahan makanan yang sanga sangat mudah untuk dibuat berupa masakan yang yang sangat enak dan gurih. Selain mudah didapat, untuk proses pembuatannyapun sangat mudah dan sederhana juga tidak memerlukan waktu yang sangat lama. Tumis jamur tiram memiliki rasa yang sangat luarbiasa karena jamur memiliki aroma penyedap yang alami. Untuk mengolah jamur memang dapat dilakukan dengan berbagai cara pengolahan, tetapi jamur tiram kali ini akan dibuat masakan berupa tumis jamur tiram pedas. Tumis jamur tiram sangat cocok dijadikan sebagai lauk dipadukan dengan sambal dan nasi hangat. Jamur tiram termasuk bahan masakan yang tergolong dengan harga yang sangat murah. Sudah tidak diragukan lagi rasa enak dari jamur meskipun harganya tidak semahal harga daging. Berikut merupakan penjelasan mengenai Cara Membuat Tumis Jamur Tiram Pedas Gurih.


Bahan Utama :

500 gr jamur tiram yang masih segar dengan kualitas baik100 ml air putih bersihminyak untuk menumis secukupnya

Bumbu yang dibutuhkan untuk membuat jamur tiram :

20 buah cabe rawit hijau ( haluskan )3 buah cabe merah besar ( potong serong tipis )5 butir bawang merah ( haluskan )4 siung bawang putih ( haluskan )3 buah tomat merah ( potong-potong sesuai selera )5 sendok makan saus tiram1 sendok teh garam dapur halus1 sendok teh penyedap rasa1 sendok makan gula pasir

Cara Membuat Tumis Jamur Tiram Pedas Gurih :

suwir-suwir jamur tiram dengan ukuran sesuai selera ( jangan terlalu besar ), sisihkan sejenaktumis bumbu yang dihaluskan dengan sedikit minyak sampai harummasukkan jamur tiram yang sudah disuwir kedalam bumbu yang ditumis, aduk-aduk sampai layutuang air kedalam jamur yang sudah layumasukkan potongan cabe merah besar dan potongan tomat merah kedalam tumisan jamurtambahkan garam, penyedap rasa dan gula pasir, aduk sampai tercampur rata dan tunggu sampai matangmatikan api lalu angkat dan sajikan

Cara Membuat Tumis Jamur Tiram Pedas Gurih sudah siap untuk dinikmati. Masakan ini bisa diganti dengan jamur merang supaya hasilnya lebih enak dan lebih nikmat,sialhkan mencoba resep sate jamur dan resep jamur crispy .selamat mencoba

menu jamur tiram

 jamur crispy
Jamur crispy
Seperti yang sudah kita ketahui bersama.JAMUR memiliki banyak manfaat buat kesehatan. Tetapi yang harus diingat adalah tidak semua jamur yang bisa kita gunakan untuk bahan masakan. Hanya jenis jamur pangan saja yang bisa kita bikin berbagai macam resep masakan jamur dan olahan jamur yang enak dan lezat, seperti resep jamur crispy, resep jamur kuping, resep jamur merang, resep tumis jamur, resep jamur tiram dan yang lainnya. Kali ini kita akan memberikan cara membuat masakan jamur tiram yang crispy dan resep rahasia jamur crispy enak yang cukup sederhana.
Sebenarnya, jamur tiram bisa juga dibuat dalam berbagai macam resep masakan jamur, seperti resep jamur tiram kuah, jamur tiram asam pedas, jamur tiram goreng tepung dan lainnya. Tetapi diantara berbagai macam olahan jamur diatas, yang paling mudah dan sederhana cara membuat adalah resep jamur tiram crispy yang enak dan renyah. Sesuai namanya, pasti teman teman sudah mempunyai gambaran kan bagaimana cara membuat resep masakan Indonesia ini dan bahan bahan apa saja yang dibutuhkan. Ya, pada dasarnya, resep kali ini menggunakan bahan utama jamur tiram yang dibalut tepung dengan bumbu bumbu spesial lalu digoreng garing supaya rasanya renyah, gurih dan enak. Tentu saja, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses pengolahan jamur crisp supaya bisa tahan lama.
Mungkin resep masakan jamur kalah populer dengan resep masakan ayam, resep daging atau resep masakan asli Indoensia yang lain. Mungkin ini dikarenakan bahan baku nya memang agak susah di dapat dan biasanya jumlahnya pun tidak sebanyak ayam, daging atau bahan lain yang sudah lebih dulu dikenal masyarakat luas. Tetapi kalau teman teman tahu, sebenarnya kalau masalah rasa resep jamur tiram crispy juga tidak kalah enak lho dibandingkan dengan resep yang lain. Selain itu, kandungan gizi dan zat baik di dalam jamur tiram juga lumayan banyak dan dibutuhkan untuk kesehatan, seperti kadar protein yang cukup tinggi, kalsium, Vitamin B, karbohidrat, zat besi dan yang lainnya.
Sebelum kita memberikan cara membuat Jamur Tiram Crispy dan bumbu bumbu yang diperlukan, sebaiknya teman teman mengenal terlebih dahulu bagaimana ciri jamur tiram ini supaya tidak keliru saat membelinya. Tidak seperti jamur kancing yang bentuknya kecil atau jamur merang yang bentuknya seperti bulat telur, jamur tiram bentuknya seperti tiram laut yang mempunyai tudung setengah lingkaran dan bisanya berwarna putih sampai warna krem. Tentu saja, selain kualitas jamur yang dipakai, bumbu bumbu yang dipilih juga merupakan salah satu tips untuk membuat Resep Jamur Tiram Crispy yang enak. Buat beberapa orang yang pernah membuatnya, biasanya mereka cuma menggunakan tepung pelapis untuk membuat resep masakan jamur ini. Kali ini kita akan menambah bumbu pencelup supaya hasil akhirnya nanti benar benar renyah, gurih dan enak.



resep  jamur tiram crispy enak tahan lama

Bahan bahan Resep Jamur Tiram Crispy

  1. Seperti namanya, bahan utama yang dibutuhkan adalah 400 gram jamur tiram kualitas bagus. Cuci bersih jamurnya kemudian diperas supaya kadar airnya berkurang lalu potong acak menggunakan tangan (suwir suwir) besar sesuai ukuran yang diinginkan.
  2. Tepung terigu kualitas bagus kurang lebih sebanyak 600 gram. 500 gram nanti digunakan untuk membuat pelapis nya dan 100 gram untuk membuat bahan celupan.
  3. Baking powder kurang lebih sebanyak 1/2 sendok teh untuk bahan pelapisnya dan 1 sendok teh untuk membuat bahan celupannya.
  4. Bawang putih ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 2 siung. Kupas kulitnya lalu haluskan untuk bahan celupannya.
  5. Merica halus atau bubuk kurang lebih sebanyak setengah sendok kecil/teh untuk bahan pelapisnya dan sedikit saja untuk campuran bahan celupannya. Bisa dihilangkan, ditambah atau dikurangi sesua selera.
  6. Tepung maizena kurang lebih sebanyak 50 gram untuk bahan pelapisnya.
  7. Kaldu ayam instan yang berbentuk bubuk untuk bahan pelapisnya kurang lebih sebanyak setengah sendok kecil supaya rasa jamur tiram kriuknya lebih gurih.
  8. Garam dapur beryodium secukupnya.
  9. Air bersih secukupnya untuk bahan pencelupnya.

Cara Membuat jamur Tiram Crispy Renyah Gurih

  1. Langkah pertama adalah membuat bahan pencelupnya. Ambil satu wadah dan masukkan 100 gram tepung, baking powder, bawang putih yang sudah dihaluskan, garam dapur dan merica bubuknya.
  2. Campur semua bahan sampai benar benar tercampur sempurna.
  3. Beri air secukupnya atau kurang lebih sebanyak 250 ml. Campur dan aduk aduk semua bahan sampai rata dan tidak ada gumpalan. Cicipi dulu dan tambahkan bahan lain apabila diperlukan.
  4. Sekarang membuat bahan pelapis resep jamurnya. Ambil satu wadah dan masukkan 500 gram tepung terigu, tepung maizena, merica bubuk, kaldu ayam, garam dan baking powdernya. Aduk aduk sampai semua bahan tercampur rata.
  5. Sekarang proses pembuatannya. Masukkan jamur tiram yang sudah dicuci ke dalam adonan celupannya.
  6. Masukkan jamur tiram yang sudah dicelup ke dalam bahan pelapisnya. Gulirkan jamur tiram ke dalamnya smapi semua bahagian tertutup rata.
  7. Siapkan penggorengan dengan api sedang dan beri minyak agak banyak sampia benar benar panas.
  8. Masukkan jamur tiram crispy yang sudah diberi bahan pelapis dan goreng sampai matang atau berwarna kuning agak kecoklatan. Tiriskan sebentar sebelum dihidangkan.
Sebenarnya, resep masakan jamur tiram crispy diatas sudah bisa langsung dimakan. Tetapi lebih baik kalau ditambahkan saus sambal atau mayonise supaya benar benar nikmat saat mengkonsumsinya, apalagi saat jamur tiram masih panas. Selain untuk dimakan bersama keluarga, resep jamur tiram crispy ini bisa juga dipakai sebagai salah satu sumber tambahan penghasilan keluarga. Terutama kalau di sekitar rumah belum ada yang menjual jamur crispy. Untuk ide memasak yang lain, silahkan mencoba resep sate jamur. Selamat mencoba.

Selasa, 11 Oktober 2016

sate jamur gurih




Tidak salah lagi, SATE adalah salah satu masakan indonesia yang paling lezat. Semua orang Indonesia suka sate. Bahkan tidak hanya orang Indonesia, orang luar negeri pun menyukai sate. Dalam festival-festival budaya Indonesia di luar negeri, sate selalu ada sebagai salah satu hidangan khas Indonesia dan selalu mendapat respon positif (berdasarkan apa yang saya baca atau dengar). Pada dasarnya sate adalah suatu hidangan yang ditusuk menggunakan bambu tipis dan kemudian dimasak dengan cara dibakar dan disajikan dengan bumbu kacang atau bumbu kecap. Bahan makanan yang biasanya dijadikan sate adalah daging kambing atau daging ayam. Namun ada pula sate-sate tidak lazim yang menggunakan daging yang jarang dikonsumsi seperti sate kuda, sate kelinci, bahkan ada pula sate daging ular kobra.

Tapi ternyata tidak hanya daging yang dapat diolah menjadi sate, jamur juga bisa menjadi pilihan untuk anda olah menjadi sate. Sate jamur ini cocok sekali bagi anda yang ingin mengkonsumsi sate namun anda adalah seorang vegetarian atau tidak ingin mengkonsumsi daging karena takut kolesterol ataupun hal lainnya. Jamur memang biasa diolah menjadi makanan vegetarian pengganti daging karena teksturnya yang mirip daging. Jika anda tertarik ingin membuat sendiri sate jamur, berikut ini kami berikan resep sate jamur tiram saus kacang lezat untuk anda.

Bahan:
250 g jamur tiram
Mentega dan kecap manis secukupnya

Bumbu halus:
4 butir bawang merah
2 siung bawang putih
½ sdt ketumbar yang telah disangrai
1 sdm kecap ikan
Garam dan merica secukupnya

Bahan saus kacang:
250 g sangrai tanah goreng
2 siung bawang putih
6 cabai rawit
4 biji asam jawa
5 sdm gula merah
Garam secukupnya

Cara membuat sate jamur tiram:

Bersihkan jamur tiram lalu kukus selama beberapa menit, lalu angkat dan tiriskan.Potong-potong jamur untuk ditusuk.Campurkan jamur dengan bumbu halus lalu diamkan selama 30 menit.Setelah itu, tusuk jamur menjadi sate.Olesi jamur dengan mentega lalu bakar atau panggang hingga setengah matang, kemudian angkat sate jamur.Olesi dengan kecap manis, lalu bakar kembali hingga matang sempurna.Untuk mengolah saus kacang, cukup tumbuk seluruh bahan saus kacang hingga halus. Anda dapat menyesuaikan tingkat kepedasannya sesuai selera.Sate jamur tiram siap disajikan bersama dengan saus kacang.

Itulah resep sate jamur tiram dengan saus kacang yang dapat menjadi sate daging-dagingan. Rasanya dijamin tidak kalah dengan sate daging. Hanya itulah yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini. Terima kasih telah membaca.


Senin, 10 Oktober 2016

CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM










Di kehidupan alami, bukan hasil dari budidaya, jamur tiram ini biasa tumbuh pada hutan tropis dan berkembang biak tumbuh subur di bawah pohon yang memiliki daun lebar, dan biasa di temukan di tanaman berkayu. Jamur tiram atau istilah bahasa latinnya Pleurotus ini tdiak perlu banyak membutuhkan tau tidak sama sekali sinar matahari.
Beberapa penletian yang di lakukan dan hasilnya bahwa miselium yang tersimpan pada kondisi redup, jumlah akan lebih banyak jika di bandingkan dengan tempat yang memiliki sinar matahari lebih banyak dan terang.
Miselium merupakan sebuah kumpulan dari beberapa jaringan dari Hifa. Miselium ini bisa tumbuh subur pada dinding kayu tentunya dengan melakukan penterasi di dinding sel kayu tersebut caranya dengan melubangi.
Proses penetrasi pada dinding kayu tersebut harus di bantu dengan yang namanya enzim atau pemecah selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Enzim tersebut dihasilkan oleh jamur lewat ujung benang miselium. Fungsi enzim tersebut ialaha yang mencerna senyawa pada kayu yang juga bisa di jadikan sumber makanan pada jamur tiram.

Syarat Tumbuh Jamur Tiram

  1. Temperatur/Suhu Untuk Budidaya Jamur Tiram

Sekitar suhu antara 23-28 °C Serat “miselium” yang berada pada jamur tiram akan tumbuh subur dengan baik, jadi dengan antar Tempaertur suhu normal yang baik sebagai pertumbuhan. Meskipun begitu, Suhu Temparatur di bawah 23 °C, Jamur tiram Putih tersebut masih bisa tumbuh subur walau dengan masa pertumbuhan yang lambat.
Agar tumbuh buahnya yang dengan bentuk cangkang tiram, harus di perlukan temperature suhu dengan kisaran 13-15 °C dalam jangka waktu 2 smpai dengan 3 hari.
Jika hasil suhu rendah maka hasil pertumbuhan pastiny tidak akan terjadi, dengan hasilnya tersebut dapat disimpulkan bahwa bila ingin hasil yang baik tentunya suhu temperature harus normal.
  1. Faktor Kelembapan

Untuk pertumbuhan serta perkembangan jamur tiram ini di perlukan banyak kandungan air pada subtract.
Jika iar yang di perlukan tidak sesuai atau sedikit maka pertumbuhan Jamur tiram akan terganggu bahkab tidak akan menglami pertumbuhan, terlalu banyak air pun tidak di sarankan karena akan cepat membusuk lalu mati. Cara yang terbaik untuk memberikan kandungan air di subtract jamur tiram adalah dengan cara menyiram.
Seperti yang kita tahu bahwa jamur akan cepat berkembang dan tumbuh jika kondisi tempat tersebut dalam keadaan lembab, namun juga air tersebut tidak berlebihan yang mengakibatkan adanya genangan air. Sekitar 60% yang di butuhkan pada subtract agar pada Miselium jamur tiram tumbuh tumbuh dengan baik. Namun untuk perangsangan pertumbuhan tunas dan juga tubuh buah, kelembabanudara yang di perlukan antara 75-85 %
  1. Sinar/Pencahayaan

Agar pertumbuhan Miselium jamur tiram ini tumbuh dengan optimal Sinar pun menjadi salah satu element penting di dalamnya, yakni sinar tersebut tidak ada atau dalam keadaan gelap. Namun untuk sebaliknya juga tubuh buah tidak akan tumbuh jika tempat tidak ada cahaya atau gelap. Cahaya sebenarnya sangat di perlukan dalam merangsang tumbuhnya tubuh buah. Jika tidak memperoleh penyiraman maka Tangkai jamur akan tumbuh kecil dan tudung tumbuh abnormal.
Yang perlu di perhatikan adalah cahaya matahari langsung bisa juga akan menyebabkan kelayuan, dan pertumbuhan tudung akan menjadi kerdil. Kesimpulannya adalah agar pertumbuhan jamur menjadi baik maka hanya memerlukan cahaya yang sifatnya menyebar. Maka dari itu untuk mengantisipasi hal ini di perlukan sebuah peneduh pohon pada tempat budifaya jamur.

  1. Udara

Oksigen juga berperan penting sebagai senyawa dalam pertumbuha bagi jamur tiram putih yang merupakan tanaman saprofit fakultatif aerobic. Dengan sirkulasi udara yang lancar akan dengan mudah menerima pasoka oksigen dengan baik. Jadi, jika oksigen udara dimana tempat budidaya Jamur Tiram ini akan mengakibatkan kurangnya pertumbuhan bagi jamur tiram tersebut.
Sebenarnya dengan oksigen yang minim, bisa saja Jamur akan tumbuh, namun dalam keadaan yang abnormal dengan tubuh kerdil, selain itu pada tempat yang kurang daya asupan oksigen menyebabkan Jamur akan mudah layu dan mati. Intinya adalah jamur tiram pelunya sirkulasi udara segar agar pertumbuhannya semakin baik. Maka sebab itu harus diberikan sebuah lubang atau fentilasi agar sirkulasi udara di dalam ruangan tempat budidaya tersebut berjalan dengan baik.
Selain oksigen, karbon di oksida pun perlu sekali dalam pertumbuhan miselium jamur yakni antara 15% s/d 20%. Dengan karbon dioksida yang lebih tinggi akan menyebabkan pertumbuhan jamur tiram menjadi terganggu dan tumbuh tidak biasanya atau Abnormal.
  1. Derajat Keasaman (pH)

pH media yang memiliki sedikit keasaman yakni antara 5,0-6,5 Miselium jamur tiram putih akan tumbuh subur dengan maksimal. Jadi yang di perlukan dalam memproduksi metabolism dari jamur tiram putih adalah dengan pH Medium, contohnya produksi pada asam organic.
Dalam kondisi asam yang bisa terjadinya pertumbuhan miselium tidak optimal, tumbuh parasit oleh jamur lainnya. hal ini bisa juga menyebabkan jamur tiram cepat mati. Dengan kondisi pH yang sangat tinggi (basa), mnjadikan System metabolism jamur tiram putih tidak menjadi efektif dan bisa terjadi kamtian yang cepat. Maka kseimpulan yang di dapat dari hasil tersebut tubuh buah akan tumbuh maksimal pada pH kondisi memiliki ukuran pH 6.8 s/d 7.0

Media Tanaman Jamur Tiram Putih

Dengan cara yang tradisional, pada Negara sakura jepang. Bibit jamur ini di tanam dalam lubang atau bisa juga pada garisam yang terdapat di kayu kering. Pengeringan tersebut bisa di lakukanb dengan menggunakan listrik atau dengan sinar matahari. Jika menggunakan metode modern, Jamur akan tumbuh pada media yang berupa sumber kayu, bisa serbuk kayu ataupun ampas tebu, sumber gula (tepung-tepungan) pupuk P dan air.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
  1. Nutrisi

Pertumbuhan yang baik bisa di lakukan pada tempat lingkungan dengan diseuaikan nutrisi yang cukup bagi Jamur Tiram. nitrogen di perlukan oleh Protoplas sel selin itu Fosfor dan juga nutrisi lai. Pembentukan protoplasma memerlukan karbon, dan juga beberapa sumber energy. Jadi karbon lebih di butuhkan banyak dibandingkan dengan Nitrogen.
Namun, Untuk pembentukan Asam Nukleat di perlukan asupan dari Nitrogen. Untuk pembentukan Dinidng sel jamur tiram adalah protein.
  1. Ada Mikroorganisme lainnya

Sebagai sumber daya energy bagi jamur adalah media tempat tumbuhnya jamur tersebut. dengan adanya mikroorganisme lainnya akan mengakibatkan perebutan dalam mendapatkan nutrisi, tentunya dengan hal ini jamur yang akan menjadi optimal malah akan menjadi sebaliknya.
Buka hany itu saja, sebagian dari pesaingnya itu bisa menyebabkan keluarnya senyawa yang memiliki sifat toksin bagi Organisme lainnya.
Cara yang paling efektif dalam menangani media tanam dengan hadirnya jasad asing yang tidak di perlukan tersebut adalah dengan cara sterilisasi.

Lingkungan Ketinggian Tempat

Agar kondisi tersebut lebih mudah untuk tercapai di perlukan dataran yang tinggi antara 700-800m dpl. Namun bagi yang membudidayakan pada dataran rendah bisa saja di lakukan, namun tentuya perhatikan iklim di ruang budidaya tersebut di atur dan disesuaikan dengan kebutuhan jamur tiram putih.

Pembibitan

Bibit yang baik untuk di tanam adalah F3. Bibit ini bisa di produksi atau di dapatkan lewat petani jamur yang sudah biasa dalam membuat bibit jamur. Alat serta bahan yang steril di perlukan untuk membuat bibit sendiri karena proses ini sangat sensitive akan kontaminasi. laminar flow atau transfer box bisa di gunakan untuk Sterilisasi pembuatan Bibit Jamur Tiram.

Alat Dan Bahan

Bahan yang diperlukan untuk budidaya jamur tiram adalah sebagai berikut :
  • Kompor minyak tanah
  • Drum mempunyai ukuran diamater 80 cm, dengan tinggi 96 cm
  • Rak, diperlukan ukuran luas 3m²
  • pH meter
  • Thermometer
  • Sprayer / penyemprot, menggunakan pipa paralon berukuran 2 inci berjumlah 300 buah
  • Cincin
  • Lampu spirtus, dengan ukuran 30 liter
  • Wadah Baskom Bahan plastic
  • Sekpo
  • Serbuk kayu albasia dengan berat 10,5 kg
  • Dedak halus sekitar 21 kg
  • Tepung jagung dengan berat 0,6 kg
  • TSP murni 1 kg
  • Kapur 3 pcs
  • Bibit jamur F3 dengan banyaknya 3 buah
  • Alcohol 95% berjumlah 1 liter
  • Kantung plastic transparan (20x35x0,5) cm jumlah 300 buah
  • Kertas roti 10 x 10 dengan banyaknya 300 buah
  • Karet gelang tahan panas sebanyak 600 buah
  • Air sumur 30 liter

Pembuatan Jamur Tiram

Untuk cara pembuatan jamur tiram bisa lihat sebagai berikut:
  1. Hal yang pertama untuk di lakukan adalah memilih serbuk jamur lalu di bersihkan. Pada bagian yang besar dan juga tajam di singkirkan karena akan menyebabkan rusak pada plastic substrat
  2. bahan yang di perluka untuk bisa menghasilkan 100 log sebagai berikut :
  • Ampas tebu dan serbuk gergaji 10,5 kg
  • Tepung jagung 0,6 kg
  • Dedak halus 21 kg
  • TSP 1 kg
  • Kapur 3 buah
  • Beri air secukupnya, dengan kandungan air 60% dan pHmedia diukur.
Cara membuatnya adalah dengan mencampur semua bahan di atas sesuai dengan komposis dan taakaran di dalam wadah baskom plastic/ jolang aduk bahan yang sudah di campur tersebut secara merat. Perhatikan jangan samapa muncul gumpalan.
  1. Bahan yang sudah di campurkan pada no 2 di atas lalu masukan ke dalam Palstik dengan ukuran 20 x 35 cm dan dengan ketebalan sekitar 0,5. Bahan tersebut harus dipadatkan supaya log akan terbentuk dengan baik. Perlu di perhatikan, pada ujung plastic di bagian bawah di tusukan dengan jari agar masak. Ini di lakukan agar bahan yang telah di padatkan tersebut bisa duduk tegak/ tidak miring. Pengisian lebih baik jangan terlalu penuh, sisakan skitar 15 Cm aga lebih mudah ketika di ikat.
  2. Berat log yang baik adalah 1,2 Kg, maka log harus di timbang
  3. Sisa pada ujung plastik ke dalam lngkaran cincin dilipat keluar, kemudian diikat pada bagian mulut plastic menggunakan karet tahan panas.
  4. Tutup mulut log tersebut menggunakan kapas lalu tutup kembali menggunakan bahan kertas, kemudian diikat kembali dengan karet.
  5. Kukus log tersbut dengan waktu selama 12 jam.
  6. Jangka waktu pengukusan dihitung ketika air di dalam drum mendidih.
  7. Jika pengukusan telah selesai, Log kemudian di angkat dari drum. selanjutnya, diamkan selama 8 jam di dalam ruangan tertutup. Maka selanjutnya, bisa lakukan dengan penanaman bibit.
  8. Cara penanaman bibit:
  • Penanaman bibit harus di lakukan pada tempat/ruangan yang tertutup
  • Semprot isi ruangan secara merata menggunakan alcohol 95%
  • Pakailah sarung sarung tangan dalam menyemprotkan ruangan
  • Agar lebih mudah dalam penanaman bibit, Log yang akan diinokulasi di letakan di depan dekat tangan kiri.
  • Buka karet pada log, kertas penutup, dan juga kapas penutup Log.
  • Berikan 3 sendok makan bibit kedalam setiap satu log media.
  • Pada setiap gerakan sendok yang digunakan, dipanaskan menggunakan api dari lampu spirtus.
  • Log yang sudah di berikan bibit tersebut ditutup kembali menggunakan kapas.
  • Penanaman bibit ini di perlukan kecepatan, namun harus teliti.
  1. Log yang sudah di Tanami dengan bibit letakan pada Rak.
  2. Diamkan saja sampai seluruh Log tersebut tumbuh dengan sendirinya miselium jamur.
  3. Jika seluruh log media ditumbuhi miselium, tutup kapas dan cincin di bagian atas log tersebut dibuka.
  4. Agar kelembaban terjaga, semprotkan dengan mnggunakan sprayer pada setiap Log.
  5. Nah, bisa di lihat jika jamur tumbuh dengan mekar dan lebar, berarti sudah siap di panen.

Masa Panen dan Ciri-cirinya

panen jamur
  • Ciri dan Umur Panen
Panen bisa di lakukaan dengan memiliki cairi pada jamur tersebut yakni tubuh buah tersebut telah memiliki umur maksimal 2-3 Hari setelah Tubuh Buah tumbuh.
  • Cara Panen
Cara memanen jamur adalah dengan memetik dari pangkal batang , karena jika tidak batang sisa tersebut menyebabkan kebusukan. Potong jamur dengan menggunakan pisau yang bersih, lalu selanjutya simpan pada wadah plastic dengan memiliki ukuran tumpukan skitar 15 CM
  • Masa Panen
Untuk memanen di lakukan dengan setiap hari atau 21 kali 2 ahri, ini tergantung dari jarak log-log yang terbuka. Dari satu log yang di panen akan emnghasilkan 0.8-1kg jamur.  Semoga Bermanfaat Sobat 🙂